Martir Aniketus dan Js. Photius dari Nikomedia
Martir Aniketus dan Js. Photius dari Nikomedia
Tiba-tiba ada gempa bumi yang kuat, yang mengakibatkan runtuhnya kuil pagan Hercules, dan banyak penyembah berhala di bawah tembok kota yang mati tertimbun reruntuhan. Algojo mengambil pedang untuk memenggal kepala Js. Aniketus, tetapi ia jatuh tak sadarkan diri. Mereka mencoba mematahkan Js. Aniketus di atas roda dan membakarnya dengan api, tetapi rodanya berhenti dan api padam. Mereka melemparkan sang martir ke dalam tungku dengan timah mendidih, tetapi timah itu menjadi dingin. Demikianlah Tuhan memelihara hamba-Nya untuk membangun banyak orang.
Keponakan si martir, Js. Photius, memberi hormat kepada sang martir dan berpaling kepada sang kaisar, katanya, "Wahai penyembah berhala, para dewa kalian bukanlah apa-apa!" Pedang algojo tertahan atas sang pengaku iman yang baru, sebagai gantinya malah menghantam sang algojo. Kemudian para martir dijebloskan ke penjara.
Setelah tiga hari Diokletianus mendesak mereka, “Sembahlah
dewa kami, dan aku akan memberimu kemuliaan dan kekayaan.” sang martir menjawab, “Semoga engkau binasa dengan
kehormatan dan kekayaanmu!” Kemudian mereka mengikat kaki mereka dengan
kuda-kuda liar. Meskipun orang-orang kudus diseret di tanah, mereka tetap tidak
terluka. Mereka tidak menderita di rumah mandi air panas, yang berantakan.
Akhirnya, Diokletianus memerintahkan sebuah tungku besar untuk dinyalakan, dan
banyak orang Kristen, yang diilhami oleh tindakan Js Aniketus dan Js. Photius, memasukkan diri
mereka sendiri ke dalam dengan mengatakan, “Kami adalah orang Kristen!” Mereka
semua mati dengan doa di bibir mereka. Tubuh Js. Aniketus dan Photius tidak
dirusak oleh api, dan bahkan rambut mereka tetap utuh. Melihat ini, banyak
orang penyembah berhala menjadi percaya kepada Kristus. Ini terjadi pada tahun
305.
Js. Aniketus dan Js.Photius disebutkan dalam doa untuk pemberkatan Minyak dan pemberkatan Air (BUKU DOA SEGALA KEPERLUAN), 1987, hlm. 230).
https://oca.org/saints/lives/2015/08/12/102279-martyr-anicetus-of-nicomedia

Komentar
Posting Komentar